Model Pusat Sumber Belajar

Sebelumnya sayapernah menulis tentang : “Apakah Pusat Sumber Belajar itu?“, tulisan ini ternyata salah satu tulisan yang termasuk paling banyak dibaca dan paling banyak mendapat komentar. Beberapa pembaca, meminta untuk membahas dan memberi contoh lebih jauh tentang pusat sumber belajar ini.

Pusat sumber belajar, by konsep memang sangat dipelrukan dalam suatu lembaga pendidikan. Namun, dalam praktek bentuk dan modelnya bermacam-macam dengan tanpa harus menyebutkan lembaga tersebut sebagai pusat sumber belajar. Di Indonesia juga banyak, sebut sajalah misalnya Sanggar Kegiatan Belajar Masyarakat yang dibina oleh Direktorat Pendidikan Luar Sekolah. Itu adalah salah satu contoh Community Learning Resources Center. atau misalnya Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom), Depdiknas. Itu juga adalah Pusat Sumber Belajar. Bahkan, Pustekkom meng-cover sekolah baik pendidikan dasar, menengah maupun tinggi di seluruh Indonesia.

Nah, dalam tulisan sebelumnya, saya pernah berjanji untuk mengupas sedikit tentang contoh model pusat sumber belajar yang ada sampai saat ini di Amrik sana. Kebetulan bukunya ketemu tuh, hasil surveynya AECT tahun 1987, mudah-mudahan ga kedaluarsa. Tapi, walau demikian dapat kita jadikan inspirasi, toh? :)

Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa pusat sumber belajar yang ada pada satu institusi tertentu beragam satu sama lain baik dari sisi misi utamanya amupun strutktur organisasinya. Kebanyakan memiliki misi utama dalam pengembangan media pembelajaran, ada juga yang memfokuskan diri pada layanan konsultansi desain pembelajaran, maupun pengembangan media pembelajaran. Apapun bentuknya, memang pusat sumber belajar itu adalah seperti definisi yang pernah saya sampaikan sbeelumnya:

Pusat Sumber Belajar adalah suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sekolah/universitas/perusahaan) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui penyelenggaraan berbagai fungsi yang meliputi fungsi layanan (seperti layanan media, pelatihan, konsultansi pembelajaran, dll), fungsi pengadaan/pengembangan (porudksi) media pembelajaran, fungsi penelitian dan pengembangan, dan fungsi lain yang relevan untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi pembelajaran.

Sebagai contoh, Miami University Audio-Visual Services, menekankan pada layanan konsultasi terutama yang berkaitan dengan desain, pengembangan, produksi serta pemanfaatan media audiovisual untuk pembelajaran baik untuk internal Universitas Miami, maupun klien eksternal. Berbeda dengan Utah State University, universitas negeri tersebut memiliki Pusat Sumber Belajar yang bernama Merrill library and Learning Resources Program (MLLRP). Misi utamanya adalah mendukung iniversitas menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik untuk pembelajaran. MLLRP tersebut memiliki Dividi Desain dan Produksi yan memfokuskan pada media cetak (meliputi layanan grafis, fotografi, percetakan, dan editorial), dan Dividi Telekomunikasi (meliputi layanan siaran televisi, radio dan video). Mungkin sekarang sudah memiliki divisi lain yang menangani masalah penerapan komputer dan internet (e-learning).

Pertanyaannya, apakah ada contoh pusat sumber belajar level sekolah? Yang diceritakan di atas adalah level komunitas masyarakat (seperti sanggar kegiatan belajar masyarakat (SKBM), level agen pemerintah (seperti Pustekkom) dan level perguruan tinggi (Universitas Miami dan Universitas Negeri Utah). Jawabnya ada, tentunya. Di Indonesia yang saya tahu adalah Yayasan Al-Kautsar, memiliki unit khusus yang menangani pusat sumber belajar. Begitu pula dengan Yayasan Sekolah Al-Azhar. Mungkin, sekolah-sekolah lain juga telah memiliki unit yang menjalankan fungsi pusat sumber belajar, tapi namanya bukan pusat sumber belajar. Bisa saja namanya multimedia center atau apa gitu. Dalam survey AECT di atas ada beberapa sekolah di Amrik yang memiliki Pusat Sumber Bleajar. salah satunya adalah West Hartford Public Schools yang memiliki Center for Instructional Media and Technology. Misi utamanya adalah menerapkan teknologi modern untuk menunjang efektifitas dan efisiensi pembelajaran di sekolah negeri tersebut.

Saya tidak bisa menjelaskan satu persatu contoh model pusat sumber belajar ini. Namun demikian, saya dan Anda, juga kita semua akan dapat memahami secara umum fungsi-fungsi yang ada dalam setiap model PSB tersebut dengan cara melihat struktur organisasinya. Oleh karena itu, silakan Anda download struktur organisasi PSB-PSB terbaik tersebut disini: Struktur Organisasi Model Pusat Sumber Belajar Terbaik.pdf

Thanks to Sello, my student for helping me scanning all organization structures of learning resources center. Hopefully it’s usefull for us.

Selamat BERDJOEANG!


Share/Bookmark this!

13 Comments

  • 4ditya92 says:
    02/03/2009

    Good ping balik yaaa

    4ditya92.wordpress.com
    4ditya92.blogspot.com

  • Rendra says:
    12/06/2009

    SALAM KENAL UNTUK PAK UWES.Ada yang mau saya tanyakan apakah pusat sumber belajar itu dapat digunakan untuk pembelajaran misalnya seperti di laboratorium?Tolong dong diberi referensi tentang buku maupun situs or web yang mengupas tentang pusat sumber belajar?karena saya sudah mencari tetapi masih kesulitan.terima kasih banyak atas bantuannya.

  • winy says:
    05/09/2009

    Nurul Fikri Boarding School punya pak! hehe… namanya Learning Resources Center, khusus produksi media namanya Media center.

    • 05/09/2009

      Great kalo begitu. Bang Kodar dulu memperjuangkannya, kalo gak salah. Termasuk temen-temen alumni TP di Al-Azhar juga demikian. GoodLuck, winny.

  • susanta says:
    27/07/2010

    pusat sumber belajar tidak bisa didefisikan dengan jelas, semua media dapat sebagai pusat sumber belajar

    • 28/07/2010

      Anda benar, by konsep, sumber belajar dapat dikategorikan menjadi tiga:
      1. Orang (Resources Person)
      2. Media Pembelajaran – dengan seabrek aneka ragam jenis dan bentuknya
      3. Lingkungan, baik yang sengaja didesain (by design) maupun yang dimanfaatkan (by utilization.
      Itu kata mbah Smaldino, dkk dalam Bukunya Technology and Media for Learning, 2006 kalo ga salah…

  • age nurhadi says:
    14/05/2011

    thanks..infonya
    salam kenal

  • afina says:
    21/07/2011

    sumber belajar tu pusatnya ada di lingkungan, sekolah, rumah, alam sekitar dan segala seuatu yang ada didalamnya ok?

  • ichal says:
    21/09/2011

    artikel ini sangat membantu sebagai bahan referensi dalam penyelesaian tugasku… tx yah… lam knal….

  • Martha Rahmi says:
    14/03/2012

    Terima kasih p uwes, sangat bermanfaat untuk bahan kuliah saya….. semoga menjadi ladang amal bapak. Amin

  • DJUARIAH says:
    17/04/2012

    Harusnya pada saat membahas topik ini saya buka web nie…terlambat tapi dapat info lebih alhamdulillah.

    Thanks pa.

Add comment