REFORMASI SISTEM PEMBELAJARAN
Sistem belajar konvensional di sekolah makin diyakini sebagai sistem yang sudah tidak efektif lagi. Berbagai konsep yang menyangkut kemampuan otak, kecerdasan, dan kreativitas, berkembang makin jauh, dan makin menguatkan argumentasi yang ingin mengoreksi kelemahan sistem belajar yang selama ini berlaku secara konvensional. Sekolah dan perguruan tinggi sebagai kelembagaan pendidikan formal belum banyak menghasilkan sumber daya manusia unggul yang secara individu maupun kolektif mampu menggerakkan perubahan dan pembaruan yang dapat menciptakan akselerasi pembangunan untuk kemajuan bangsa. Selama 60 tahun paska kemerdekaan, pembangunan nasional cenderung bergerak lamban, tanpa akselerasi atau lompatan pertumbuhan. Pembangunan terlalu banyak mengalami distorsi, tidak konsisten dengan skenarionya, sehingga tidak menampakkan visi yang jelas dan tegas. Kelemahan sumber daya manusia di banyak aspek menjadi penyokong utama permasalahan nasional ini.
Komunitas pendidikan kita harus mengakui bahwa pendidikan sebagai bagian dari sistem pembangunan nasional belum mampu membangun kecerdasan komunal masyarakat sebagai kekuatan bersama untuk membangun kemajuan. Kecerdasan komunal merupakan kecerdasan kolektif masyarakat yang dibangun oleh kecerdasan individual yang mampu membentuk masyarakat intelektual yang memiliki kearifan sosial, yang memiliki unsur-unsur kecakapan berpikir, idealisme, etos, solidaritas, kreativitas, kekuatan politik, dll.
Artikel selengkapnya silakan download disini : ace_suryadi_reformasi_pembelajaran.pdf atau ace_suryadi_reform_pustekom-ut.ppt
Viewed 461 times by 210 viewers